Tag: Pakej Bajet Jogja

  • Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang

    Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang

    Yogyakarta adalah satu daerah yang mempunyai pemimpin seseorang raja. Hingga semua kehidupannya masih tetap mempunyai nilai serta budaya yang tetap dipegang teguh. Salah satunya nilai yang tetap di dukung ialah perasaan cinta pada alam. Melestarikan alam serta mengawasi kearifannya.Oleh karenanya sangat banyak wisata alam yang berada di Jogja. Dari mulai pantai, Gua, Gunung sampai air terjun. Serta semua wisata alam itu masih tetap terbangun keaslian serta keasriannya. Diantaranya ialah Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang.

    tlogo muncar 01

    Baca Juga : Gunung Api Purba Nglanggeran

    Obyek wisata yang ada dilereng gunung berapi ini jadi salah satunya wisata alam yang cukuplah disukai. Dengan hawa yang sejuk serta hijau, bertandang di tempat wisata ini bisa menghilangkan depresi akan kegiatan rutin yang capek.Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang ada di desa Hargobinangun, Pakem, Sleman DIY. Tempat obyek wisata sendiri ada di 30 km dari pusat kota Jogja. Untuk ke arah obyek wisata ini pula kurang sulit. Sebab obyek wisata ini ada di ruang wisata kaliurang.

    Baca Juga : Pantai Parangtritis

    Bila kalian dari kota Jogja, jadi tujukan kendaraan ke Jl kaliurang. Sesudah itu kalian cuma butuh ikuti jalan sampai hingga di pintu gerbang wisata kaliurang. Bila telah tiba kalian akan meniti jarak seputar 600 mtr. untuk berjalan kaku dengan jalan setapak. Nah perjalan itu akan terbayarkan waktu kalian lihat panorama yang demikian asri serta sejuk. Kesegaran air yang terpecik akan temani kalian waktu nikmati serta mensyukuri ciptaan Tuhan.

    Baca Juga : Kebun Buah Mangunan

    Tempat obyek wisata Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang ada diketinggian 878 mtr. dari permukaan laut. Jadi maklum bila hawa dari sana cukuplah dingin. Untuk tinggi air terjun sendiri sekitas 40 mtr.. Sebab air yang mengalir di air terjun itu datang dari mata air yang ada di kaki gunung merapi, jadi suhu airpun jadi cukuplah dingin. Akan tetapi kalian juga bakal senang. Sebab kesegaran airnya bisa berasa serta jadikan badan jadi fresh. Nah di ruang obyek wisata ini pula terdapat beberapa monyet liar. Tetapi tenang, monyet di tempat ini telah terlatih dengan pengunjung. Jadi tak perlu takut, yang terpenting janganlah mengganggu kegiatan dari monyet.

  • Tugu Yogyakarta

    Tugu Yogyakarta

    Tugu Yogyakarta adalah symbolik kota Yogyakarta. Menjadi keunikan kota Yogyakarta bangunan ini memiliki riwayat yang panjang serta menarik. Tugu ini adalah satu bangunan monumen bersejarah yang terdapat pas di dalam perempatan pada Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan A.M. Sangaji dan Jalan Diponegoro serta telah berumur hampir tiga era.

    download 20

    Tidak hanya menjadi lambang dari kota Yogyakarta, tugu ini pula memiliki satu poros imajiner pada Laut Selatan, Kraton Yogyakarta serta Gunung Merapi.Menurut riwayat Tugu Yogyakarta dibuat oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755. Sebelumnya, tugu ini berupa Golong-Gilig serta memiliki tinggi sampai 25 mtr., di mana tiang dari tugu ini berupa Gilig (silinder) serta puncaknya berupa Golong (bundar), hingga pada saat itu tugu ini dinamai Tugu Golong-Gilig.

    Baca Juga : Transmart Carrefour Maguwo

    Pada awal dibuatnya tugu ini memiliki arti Manunggaling Kawula Gusti yang memvisualisasikan semangat persatuan pada rakyat serta penguasa dalam menantang penjajah. Akan tetapi di lain sisi dapat juga berarti menjadi jalinan pada manusia dengan Sang Pencipta. Merujuk catatan riwayat Pada tanggal 10 Juni 1867 berlangsung gempa hebat di Jogjakarta serta menyebabkan runtuhnya bangunan tugu Golong Gilig.

    Pada tahun 1889, kondisi Tugu betul-betul beralih, waktu pemerintah Belanda melakukan renovasi semua bangunan tugu. Saat itu Tugu dibikin dengan bentuk persegi dengan setiap bagian dihiasi seperti prasasti yang tunjukkan siapapun yang ikut serta dalam perbaikan itu. Sisi puncak tugu tidak kembali bundar, tapi berupa kerucut yang runcing. Bukan sekedar itu saja, tinggi bangunan yang awalannya sampai 25 mtr. juga dibikin cuma setinggi limabelas mtr.. Tugu ini lalu diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VII pada tanggal 3 Oktober 1889. Sejak itu, tugu ini dinamai De Witt Paal atau Tugu Putih.

  • Gunung Api Purba Nglanggeran

    Gunung Api Purba Nglanggeran

    Gugusan bukit batu raksasa adalah panorama penting yang didapati waktu menjejak di basecamp Gunung Nglanggeran. Beberapa puluh juta tahun waktu lalu, gugusan itu adalah puncak gunung berapi yang aktif. Seiring waktu berjalan, gunung itu jadi tidak aktif serta menjadi bukit-bukit batu dengan bermacam-macam yang unik. Tempat itu pada akhirnya diketahui dengan nama Gunung Api Purba Nglanggeran. Untuk sampai puncak, wisatawan cukuplah treking seputar 1,5 sampai 2 jam.

    download 14

    Bahkan juga bila tidak mampu sampai puncak, wisatawan dapat berhenti di sejumlah pos dengan panorama yang tidak kalah menarik dari panorama di puncak. Di pos-pos itu telah berdiri gazebo yang dapat jadikan tempat beristirahat. Walau sekarang berkembang jadi gunung wisata, Nglanggeran masih mempunyai jalan pendakian yang cukuplah melawan dari mulai jalan conblock, jalan setapak, sampai lorong sempit yang cuma dapat dilalui satu orang. Lorong panjang ini diapit oleh dua bukit batu raksasa. Di akhir minggu tempat ini umumnya penuh dengan wisatawan, baik mereka yang camping di puncak gunung, ataupun mereka yang sebatas ingin refreshing dengan lakukan treking.

    Baca Juga : Taman pelangi Yogyakarta

    Gunung Nglanggeran mempunyai beberapa puncak yang dipisahkan jadi dua sisi, yaitu jejeran puncak di samping barat dan puncak timur. Wisatawan yang mendaki Nglanggeran rata-rata pilih untuk camping di puncak sisi barat sebab aksesnya lebih gampang. Sedang puncak timur termasuk juga jarang didatangi wisatawan. Walau sebenarnya, bila ingin melihat sunrise yang prima jadi puncak timur ialah tempatnya. Tidak hanya jadi spot bagus melihat sunrise, nyatanya puncak timur ikut mempunyai legenda menarik. Di Puncak Timur ada Dusun Tlogo Mardidho yang disebut rumah buat 7 kepala keluarga. Hal itu telah berjalan semenjak turun-temurun. Bila ada keturunan mereka yang menikah, jadi keluarga baru itu mesti tinggalkan Dusun Tlogo Mardhido.